We would be happy to provide custom-made design to meet your corporate gift needs. Please contact our corporate gift advisor.



Untuk membantu Anda memahami cara pria menunjukkan kepeduliannya pada Anda, coba lihat hadiah-hadiah yang sering diberikan pria, dan apa yang menjadi dasar pertimbangannya.

Bunga atau cokelat
Hadiah bunga atau cokelat sebenarnya terbilang standar, namun kedua benda ini memang mewakili segala suasana. Dari ucapan ulang tahun, menyampaikan terima kasih, rasa sayang, permohonan maaf, dan lain sebagainya. Pria menganggap hadiah ini juga pasti akan disukai wanita. Wangi bunga mengaktifkan bagian emosional dari otak yang membuat Anda memikirkan hal-hal yang menyenangkan tentang orang yang memberikannya pada Anda, demikian menurut Daniel Amen, MD, psikiater dan penulis Making a Good Brain Great: The Amen Clinic Program for Achieving and Sustaining Optimal Mental Performance. Sedangkan cokelat mengandung phenylethylamines dan bahan kimia lain yang menstimulasi pusat kesenangan dalam otak. Pendek kata, bunga dan cokelat adalah hadiah yang tak pernah gagal!

Pakaian, tas, atau sepatu
Sebuah survei mengenai kebiasaan belanja pria saat Natal menunjukkan bahwa mayoritas pria ingin membelikan pasangannya pakaian. Keinginan ini sungguh berisiko, mengingat pria sebenarnya tak mampu memahami bagaimana selera pasangannya sampai ke detail-detailnya. Namun hal ini sebenarnya berangkat dari motivasi yang sederhana. Mereka ingin, dengan memakai pakaian tersebut pasangannya akan selalu mengingat siapa yang menghadiahkannya. Ia akan sangat senang bila berhasil membelikan Anda tas desainer terkenal yang sudah lama Anda impikan, dan makin bahagia melihat bagaimana raut wajah Anda saat menerimanya.

Perhiasan
Diamond is a girl’s best friend! Sebagai hadiah, berlian memberi banyak makna. Berlian adalah untuk selamanya, sahabat terbaik, dan tentu saja, terlihat cantik di tangan kita. Mengingat mahalnya hadiah seperti ini, dan nilai sentimental yang disampaikan, ada kemungkinan hadiah perhiasan juga menunjukkan bahwa si dia berniat serius. Apalagi bila perhiasan tersebut dalam bentuk cincin.

Lingerie
Tentu, suami memberikan hadiah semacam ini karena tahu bahwa Anda tampak begitu seksi memakainya. Hadiah berupa lingerie merupakan tanda keintiman yang manis, yang menunjukkan bahwa pria ini sudah begitu mengenal Anda sehingga tahu akan seperti apa reaksi Anda. Namun hadiah ini sangat rentan mengundang masalah, lagi-lagi, suami pun bisa saja salah menilai selera Anda.

Sesuatu yang dibuatnya sendiri
Pria yang menghadiahkan benda semacam ini sedang menunjukkan sisi dirinya yang belum pernah dilihat orang lain. Ia ingin menunjukkan sesuatu yang sangat personal, yang hanya akan Anda miliki. Sesuatu yang dibuat sendiri itu bisa saja DVD berisi kompilasi video musik favorit Anda, CD berisi lagu-lagu kesukaan Anda, atau lukisan Anda berdua.

Hadiah yang bisa dipakai berdua
Sepintas ia terkesan ogah rugi, karena berharap bisa ikut menggunakan hadiah yang diberikan kepada pasangannya. Namun motivasinya sebenarnya adalah untuk menguatkan ikatan di antara Anda. Benda yang dimaksud misalnya kamera, frame foto keren yang bisa memuat banyak foto, atau sofa yang terlihat nyaman untuk dipakai duduk sambil membaca. Hadiah seperti ini sebenarnya menunjukkan bahwa si dia sangat peduli pada Anda, begitu pendapat Ava Cadell, PhD, penulis 12 Steps to Everlasting Love. Wanita pasti suka menyimpan foto-foto, dan frame foto dapat memuat foto-foto mesra Anda dan pasangan.

Liburan
Liburan singkat di akhir minggu ke Bali atau Singapura (tentu dengan bonus shopping-nya) pasti cukup membuat wanita berbinar-binar. Hadiah semacam ini sangat tidak mungkin gagal; pesannya pun cukup jelas. “Liburan bisa memberikan banyak kenangan, berbagi pengalaman indah (bersama pasangan),” ujar Dr Amen. Jika Anda belum menikah, liburan bersama juga merupakan jalan untuk menempuh ikatan yang lebih dalam. Pada pasangan yang sudah menikah, liburan juga menjadi cara untuk menghabiskan waktu berdua, bebas dari anak-anak dan pekerjaan.

sumber

 www.forumbebas.com/thread-82377.html


http://www.forumbebas.com/images/FBI/line.png

mulai niat yang baik, berusaha keras, dan bersikap ikhlas atas ridho-Nya...

 

 

2010-10-05


Hadiah selalu memberi kesan perdamaian, rasa cinta dan penghargaan dari si pemberi kepada yang diberi. Karena itulah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menganjurkan agar memberi dan menerima hadiah. Beliau menjelaskan pengaruh hadiah di dalam meraih kecintaan dan kasih sayang di antara sesama manusia,

“Saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai.” (HR. al-Bukhari, al-Adab al-Mufrid)

Beliau juga bersabda, “Penuhilah undangan orang yang mengundang, janganlah menolak hadiah…” (HR.Ahmad dan al-Bukhari di dalam al-Adab al-Mufrid)

Mengenai hadits ini, Ibn Hibbân mengomentari, “Dalam hadits ini, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengecam tindakan menolak hadiah di kalangan sesama muslim. Bila seseorang diberi sebuah hadiah, wajib baginya untuk menerimanya dan tidak menolaknya. Saya menganjurkan orang-orang untuk saling mengirim hadiah kepada sesama saudara. Sebab hadiah dapat melahirkan kecintaan dan menghilangkan rasa dendam.”

Antara Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan Hadiah

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menerima hadiah dan tidak menerima sedekah. Dalam hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Bila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam disuguhi makanan, ia selalu bertanya; Apakah ia hadiah atau sedekah.? Jika dijawab, ‘Sedekah’ maka ia berkata kepada para shahabatnya, ‘Makanlah oleh kalian’ sementara ia tidak ikut memakannya. Sedangkan bila dijawab, ‘hadiah’ maka beliau mencuci tangannya lalu memakannya bersama mereka.’” (Muttafaqun ‘alaih)

Hadits lainnya berasal dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menerima hadiah dan mendoakan pahala bagi (pemberi)-nya.” (HR. al-Bukhari)

Salah satu jenis hadiah yang tidak pernah ditolak Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam adalah wewangian. Hal ini sebagaimana hadits Anas radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah menolak wewangian.” (HR. al-Bukhari) Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda, “Siapa saja yang dihadiahi ‘Raihan’, maka janganlah menolaknya sebab ia ringan dibawa namun sedap baunya.” (HR.Muslim)

Memberi Hadiah Jangan Diukur Nilai Materinya

Anjuran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam agar saling memberi hadiah walaupun sedikit tidak ditinjau dari sisi nilai materinya tetapi lebih kepada nilai maknawinya sebagaimana yang telah disinggung di atas. Hal ini dapat terlihat dari sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melalui hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa beliau bersabda,

“Wahai para wanita kaum muslimin, janganlah ada seorang tetangga meremehkan pemberian tetangganya yang lain sekali ia (pemberian tersebut) berupa ujung kuku (teracak) unta.” (HR.al-Bukhari). Padahal, apalah artinya kuku yang tentunya hanya menyisakan sedikit daging.

Dalam hadits yang lain, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memberikan permisalan menarik yang menunjukkan perlunya sikap tawadlu’ (rendah hati) dalam menerima hadiah apa pun,

“Andaikata aku diundang untuk menyantap makanan (yang berupa) bagian hasta atau bagian di bawah tumit, niscaya aku penuhi undangan itu, dan andaikata aku dihadiahi hal yang sama juga niscaya aku menerimanya.” (HR. al-Bukhari)

Bila kita renungkan lebih mendalam, apakah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam masih membutuhkan makanan dari orang lain? Jawabannya sudah pasti, tidak. Sebab sebagaimana yang kita ketahui bahwa beliau diberi makan dan minum oleh Rabbnya akan tetapi hal itu merupakan pelajaran praktis agar bersikap tawadlu’ dan rendah hati terhadap kaum muslimin apa pun kedudukan mereka.

Kehidupan para ulama Salaf juga sarat dengan hal itu di mana mereka saling memberi hadiah, sekecil apa pun bentuknya, terkadang ada yang hanya berupa kurma yang belum matang, ada yang berupa setangkai bunga mawar, ada yang hanya berupa garam yang ditumbuk dan tetumbuhan yang wangi aromanya.

Saling Memberi Hadiah antara Suami-Istri

Hadiah adalah sesuatu yang mengagumkan, apalagi bila terjadi di antara suami-isteri. Ia dapat menambah rasa kecintaan dan kedekatan hati antara keduanya, memperbarui ruh kehidupan rumah tangga dan menghilangkan perselisihan yang sebelumnya bisa saja akan bertambah meruncing bila kedua pasangan tidak menyadari apa yang dapat menghilangkannya.

Seorang istri lebih mudah tersentuh oleh hadiah yang diberikan suaminya ketimbang terhadap hadiah orang lain, demikian pula dengan sang suami. Bahkan bila ingin, isteri boleh memberikan sebagian maharnya kepada sang suami asalkan secara sukarela. Allah subhanahu wata’alaberfirman,
“Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari maskawin itu dengan senang hati, maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya.” (an-Nisâ`:4)

Beberapa Hal Penting yang Perlu Diperhatikan

1. Tidak boleh mengambil kembali hadiah yang telah diberikan kepada orang lain sebab hal itu sebagaimana makna sebuah hadits sama seperti anjing yang menelan lagi makanan yang telah dimuntahkannya. (Muttafaqun ‘alaih).

Akan tetapi, boleh mengambil kembali hadiah yang telah diberikan karena alasan yang sesuai syari’at seperti curiga bahwa ia berasal dari hasil suap. Contohnya, ash-Sha’b bin Jatstsamah radhiyallahu ‘anhu pernah memberi hadiah seekor keledai liar kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ,namun beliau menolak nya karena ia sedang berpakaian ihram. Demikian pula, bila seorang pegawai yang sudah memiliki gaji diberi hadiah, maka ia tidak boleh menerimanya dan ini seperti kasus Ibn al-Lutbiyyah di mana Rasulullah mengecamnya. (Muttafaqun ‘alaih)

2. Hendaknya yang lebih diutamakan di dalam memberi hadiah adalah keluarga terdekat; kaum kerabat seperti paman pihak ibu dan ayah dan orang semisal mereka. Demikian juga boleh mendahulukan orang yang di hati seseorang mendapat tempat yang dekat. Imam al-Bukhari mencantumkan bab tentang siapa yang lebih dahulu harus diberi hadiah, lalu beliau mengetengahkan dua hadits; yang pertama, beliau menyarankan kepada sang penanya agar diberikan kepada paman dari garis ibunya dan yang ke dua ketika ditanyai kepada beliau mana di antara dua tetangga yang didahulukan dalam memberi hadiah, beliau menjawab, “Yang paling dekat pintunya darimu.”

 

2010-09-24


"Kalau mau, ya bisa, misalnya Gucci by Indonesia. Dengan cara itu market kita jadi internasional. Mutu juga jadi internasional. Tinggal bagaimana mengaturnya," kata Menteri Perindustrian MS Hidayat di acara pameran tenun tradisional di Gedung Kementerian Perindustrian (Kemenperin), di Jakarta, beberapa waktu lalu. Sebagai langkah awal, Hidayat menyatakan pihaknya akan menemui Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BNI) Gatot Suwondo yang akan menjadi mitra dalam kerja sama ini. BNI berperan sebagai marketing dan perantara pembiayaan.

Dengan kerja sama tersebut, Hidayat berharap dapat mengangkat kembali sektor industri tenun tradisional. Tahun lalu, volume produksi tenun nasional mengalami penurunan hingga 40%. Jika dibiarkan, kondisi sektor industri tenun tradisional akan memburuk.

Turunnya produksi tersebut, kata Hidayat, disebabkan kurangnya minat para perajin untuk terus melanjutkan produksi tenun tradisional mengingat proses produksinya memakan waktu lama. "Proses produksi satu helai kain tenun dapat memakan waktu hingga tiga bulan, bahkan lebih," ujarnya. Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kemenperin Fauzi Aziz mengatakan, turunnya volume produksi tenun nasional lebih karena masalah persaingan dan turunnya daya beli masyarakat internasional di daerah tujuan ekspor.

Turunnya volume produksi tersebut, lanjutnya, dapat disiasati dengan berkreasi dalam diferensiasi produk. Namun, hal itu juga menyebabkan banyaknya tenaga kerja yang dirumahkan sementara. Selain itu, perlu adanya kolaborasi untuk menembus pasar. "Perlu ada upaya lebih, misalnya

dengan sentuhan perancang, tenun bisa menembus pasar, baik domestik maupun luar negeri," katanya.

Tumbuh 20%

Ketua Pengurus Asosiasi Pengusaha dan Perajin Tenun Indonesia Tuty Cholid mengatakan, dari sekitar 4 juta perajin tenun skala menengah besar, volume produksi tenun sutra per tahun mencapai 15 juta meter.

Untuk tenun karun mampu diproduksi enam kali lipatnya atau sekitar 90 juta meter per tahun. Dari jumlah tersebut, hanya tenun sutra yang diekspor dan jumlahnya kurang dari 100 meter per bulan.

Hingga saat ini, pasar tenun katun masih terbatas di dalam negeri. Pada 2010, Tuty menargetkan pertumbuhan volume produksi naik 20% dari tahun lalu. "Ekspor sutra 100 meter per bulan di 2009. Tahun 2008 sekitar 80 ribu meter per bulan. Tujuan ekspor kita Jepang dan Eropa. Pasar Iwndnwde ada di sana."

Untuk menjaga sektor ini dari kepunahan, lanjut Tuty, perlu adanya pembinaan dan bantuan pembiayaan. "Pembinaan perlu agar perajin tahu ke arah mana. Apakah untuk specific interior, hoiiseiiold atau fashion. Jadi lebih tematik dan fokus," katanya.

http://bataviase.co.id/node/161359


2010-04-11


Menurut Wati, Batik Madura mulai tampak digemari mulai sekitar tahun 1985-an. Pemerintah kabupaten setempat pun memberikan perhatian. Ini sudah diterapkan sejak tahun 1981, salah satunya dengan UPT tadi. Namun kenyataan para perajin setempat mempunyai kultur berbeda. Harapan semula UPT ini bisa menjadi wadah komunikasi sekaligus koordinasi, mungkin kelak bisa menjadi semacam asosiasi. Namun langkah ke arah tersebut tidak pas bagi para perajin.

Para perajin setempat lebih suka menjual batik karyanya secara langsung sendiri-sendiri. Atau mereka (perajin sebagai plasma) menyerahkan kepada pengusaha (sebagai inti), dan pengusaha ini yang kemudian akan menjual melalui jalur pemasaran yang dimilikinya.

Sehingga jalan yang dianggap paling cocok adalah dengan menjadikan UPT sekedar sebagai wadah hasil karya mereka saja. Sebab itu pula UPT ini sempat stag, dan kabarnya tahun ini akan kembali diaktifkan. Bentuk lain perhatian pemerintah dan beberapa lembaga lain seperti mengadakan serangkaian pelatihan, melakukan studi banding, sampai dengan membuka kesempatan untuk mengikuti beberapa pameran.

Orang-orang asing, seperti dari Jepang dan Belanda, lebih menyukai Batik Madura yang orisinil. Bahkan mereka sangat tahu, mana batik yang menggunakan pewarna alami (soga alam), dan mana batik yang menggunakan naftol atau pewarna kimia.

Beberapa tamu asing yang datang ke sana, bahkan membawa alat (semacam keker) untuk mengamati serat kain batik tersebut. Mereka juga sangat cermat memperhatikan setiap detil pada kain tersebut. Mereka akan menolak batik yang ditemukan terdapat noda bekas tetesan. Dianggapnya, sang pembatik kurang teliti, kurang rapi, dan kurang menjiwai dalam pengerjaannya.

Harga produk batik dari yang termurah Rp 25 ribu, berupa taplak meja. Sedangkan yang paling mahal, seperti kain batik untuk busana wanita, bisa mencapai dua juta rupiah. Namun demikian, menurut Wati, juga ada batik yang harganya di kisaran Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu.

http://pusakanesia.blogspot.com/2007/07/batik-madura.html


 


2010-03-11


Maka selain sebagai identitas budaya, hasil-hasil tenunan dan tekstil lainnya memainkan peranan penting dalam kehidupan sosial - ekonomi masyarakatnya. Dibeberapa daerah di tanah air, seperti kain batik telah menjadi industri yang bukan hanya mendatangkan pendapatan bagi sekelompok orang, tetapi menjadi sumber pendapatan daerah dan mungkin saja negara. Karena bagaimanapun kain tenun dan hasil tekstil lainnya masih dipergunakan untuk upacara – upacara khusus adat – istiadat dan ritual lainnya, bahkan penggunaannya masih berlangsung dalam keseharian masyarakat. Dalam perkembangannya, secara inovasi, kain tenun telah mengalami evolusi dalam teknik maupun coraknya. Namun dari bahan, motif serta pola tersebut kita pun bisa menangkap pengaruh-pengaruh jamannya. Bahkan dalam penerapannya kain-kain tenun bisa menjadi materi yang menarik dijadikan gubahan yang dikreasikan pada pakaian oleh para disainer fesyen kontemporer maupun untuk kain pelapis atau Upholstery. Ini juga menunjukan bahwa seni tradisi tidaklah mandek, bahkan sebaliknya menunjukan kreativitasnya.

Pameran “Merajut Waktu Menjalin Makna” merupakan suatu tinjauan bagaimana hasil tenun Nusantara terus berkembang sesuai dengan perubahan-perubahan sosial, budaya dan ekonomi masyarakatnya. Oleh karenanya, mengamati pola-pola, motif dan warna serta penerapannya menjadi sangat penting. Karena sebagai praktik budaya, elemen-elemen didalam kain tenun mempunyai makna simbolik yang terkait dengan faktor eksternal seperti sosial,politik dan kebudayaan. Hal ini bisa dicermati dari tingkat kehalusan teknik tenun, materi atau bahan hingga penerapan motifnya.

Pengaruh kontak budaya melalui jalur – jalur perdagangan dari peradaban lampau, hingga kemudian dengan rentang masa era kolonial, telah menghasilkan beragam olahan artistik dalam kehidupan seni tradisi khususnya kain tenun. Pengaruh ini samasekali tidak melemahkan keberadaan seni tenun sebagai sebuah bentuk seni tradisi dalam konteks kehidupan sakral , tapi justru memperkaya nilai-nilai estetikanya. Bahkan lebih jauh bila ditelusuri dan pencermatan melalui motif-motifnya, niscaya kita bisa membaca tanda-tanda budaya atau narasi. Oleh karena itu seni kriya , khususnya seni tenun mempunyai dimensi nilai simbolik. Seperti yang dikatakan seorang pemerhati kain tenun songket Minang berkebangsaan Swiss, Bernhard Bart, yang mengemukakan bahwa keunikan motif lama songket Minangkabau adalah setiap motif mengandung makna filosofis. (Kompas, 17 February 2006)

Bersama-sama Tria Basuki dan Yayasan Cita Tenun Indonesia (CTI), yang mengembangkan secara khusus kain tenun nusantara, menyeleksi karya-karya tenun pengembangan tradisi dengan keberagaman teknik dasar serta corak artistik. Puluhan ragam hasil tenun dari berbagai wilayah ditampilkan di NAS, mulai dengan pola yang delicate ; rumit serta halus dengan pola stilasi bentuk dan geomteris yang berlapis seperti dari Aceh, Minangkabau dan Palembang, hingga yang tampak lebih bebas dengan pola sederhana maupun figuratif, namun dinamis seperti dari Bali, Nusa Tenggara atau warna cerah dari Makassar, serta Badui yang lebih minimalis serta didominasi warna yang gelap. Sehingga keluasan wilayah ini memberikan kita gambaran bagaimana praktik tenun merepresentasikan juga estetik sebuah masyarakat yang majemuk. Adapula karya-karya perancang mode ternama maupun benda-benda keseharian yang menggunakan tenun maupun dilapisi kain tenun sebagai suatu alternatif yang secara kreatif bisa dikembangkan lebih lanjut.

http://pasarseniancol.blogspot.com/2009/07/pameran-tenun-kontemporer-merajut-waktu.html


2010-03-11

Total 120 Articles
ARTICLE
Arti Hadiah Pemberian Pria [2010-10-05]

Seringkali wanita bertanya-tanya setelah diberi hadiah oleh pasangannya. Padahal, hadiah yang diberikan oleh pria sebenarnya berdasarkan pertimbangan yang sangat simpel. Oleh karena itu mereka kerap menjadi bingung, apa yang salah dengan hadiah yang diberikannya?

Arti Sebuah Hadiah [2010-09-24]

Hadiah dapat melakukan apa yang tidak dapat dilakukan ucapan dan permintaan ma’af. Ia mampu menghilangkan kabut hati, memadam kan api permusuhan, menenangkan kemarahan dan melenyapkan rasa iri hati dan kedengkian. Ia dapat mendatangkan kecintaan dan persahabatan setelah sekian lama tercerai-berai.


Tenun Indonesia Go International [2010-04-11]

GUCCI dan Christian Dior berniat untuk menggunakan tenun Indonesia dalam varian produknya. Sektor industri tenun di Tanah Air akan kembali terangkat setelah beberapa tahun ini mengalami penurunan produksi. Bak gayung bersambut, pemerintah pun langsung menindaklanjuti kerja sama dengan dua label kenamaan dunia ini. Syaratnya, perlu ada label khusus untuk setiap produk yang menggunakan tenun Indonesia sehingga nama dan kualitas produk domestik juga ikut dikenal secara global.


Alami yang Disuka [2010-03-11]

Batik Madura mulai dilihat sebagai potensi Tanjung Bumi, dan Madura secara umum. Beberapa tahun silam, di Tanjung Bumi juga pernah didirikan Unit Pelayanan Teknik Batik (UPT Batik) oleh dinas Perindustrian Kabupaten Bangkalan. Sebab banyaknya pengrajin batik di Tanjung Bumi. Dalam perjalanannya UPT Batik itu berfungsi sebagai wadah dari hasil karya para perajin. Sekaligus sebagai mediator antara perajin dan pembeli. Pada saat itu semua batik hasil para perajin di kecamatan tersebut di kumpulkan di UPT tadi.

Merajut Waktu Menjalin Makna [2010-03-11]

Kain tenun dan hasil tekstil lainnya adalah suatu warisan kekayaan peninggalan para leluhur bangsa Indonesia yang tak ternilai harganya. Hampir seluruh kelompok etnis di wilayah Nusantara hingga saat ini masih melakukan pembuatan tenun, baik secara turun temurun maupun dalam wilayah industri kecil dan menengah. Hasil-hasil tenun dari Nusantara juga menjadi salah satu bentuk artefak budaya yang paling menyebar dihampir seluruh museum dibelahan dunia. Kekaguman pada corak atau motif dan pola-pola yang rumit namun indah serta halus dan mempunyai kandungan makna budaya menjadikan para pencinta kain tenun dan peneliti diseluruh dunia mengakui bahwa estetika kain tenun di Indonesia memang begitu beragam dan bernilai budaya tinggi.

[View All]
LINKS
Leoniko
Nusansifor
RANDOM GALLERY


SMALL FUNCTIONAL MGS-01




HOME | ABOUT US | SERVICES | GALLERY | ARTICLE | HOW TO BUY | COORPORATE GIFT ADVISOR | CONTACT US

© Copyright 2007 IDEGIFT.COM Designed by Leoniko