|
Batik China Bikin Resah Pembatik Pekalongan
PEKALONGAN--MI: Para perajin
tradisional di Pekalongan, Jawa Tengah, resah dengan diberlakukannya
pasar bebas ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA). Mereka khawatir serbuan tekstil China
dengan motif batik yang dijual di pasaran lebih murah akan merusak
pasar batik. Keterangan dihimpun Media Indonesia di Pekalongan,
Selasa (12/1), para pembatik tradisional yang biasanya bekerja secara
home industry dan peralatan batik yang sederhana, seperti batik tulis
dan cap serta lebih mengutamakan seni membatik, mengaku resah dengan
pasar bebas.
"Kami khawatir jika tekstil China
tersebut masuk dengan bebas akan menggusur kami. Soalnya, ketika
batik China masuk tahun lalu saja cukup merepotkan dan terjadi
penurunan omzet penjualan," kata Aminah, 52, seorang pengrajin
batik Pekalongan di Pesindon, Kota Pekalongan.
Hal senada juga diungkan oleh Endang,
45, perajin di Bendan, Pekalongan, bahwa keresahan perajin karena
tekstil China, terutama dengan bahan sutra bermotif batik, mirip
dengan batik Pekalongan, dijual lebih murah, dan kualitas bahan yang
bagus. Industri tekstil printing saja kewalahan menghadapi produk
tekstil China tersebut. "Apalagi, kami yang hanya bermodal kecil
dan hanya mengandalkan keahlian turun temurun," tambahnya.
Berdasarkan pemantauan pasar tekstil
China dengan motif batik telah masuk ke beberapa kota di Jawa Tengah,
bahkan di Pekalongan. Contohnya, harga untuk kain dengan ukuran
sarimbit mampu dijual Rp40.000-75.000 per potong. Untuk batik
tradisional dengan sistem produksi cap rata-rata dijual di atas
Rp100.000. Harga batik kain jarik untuk batik tradisional rata-rata
di atas Rp40.000 per potong. Namun, batik China mampu dijual Rp20.000
per potong.
Wali Kota Pekalongan Basyir Achmad
mengatakan telah banyak mendapatkan keluhan dan keresahan para
pembatik tradisional. Karenanya, Pemerintah Kota Pekalongan sedang
melakukan upaya membatasi beredarnya tekstil batik asal China
tersebut di pasaran.
http://www.mediaindonesia.com/read/2010/01/01/116543/124/101/Batik-China-Bikin-Resah-Pembatik-Pekalongan
2010-02-02
|
 |
| ARTICLE |
 | Arti Hadiah Pemberian Pria [2010-10-05]
Seringkali wanita
bertanya-tanya setelah diberi hadiah oleh pasangannya. Padahal, hadiah yang
diberikan oleh pria sebenarnya berdasarkan pertimbangan yang sangat simpel.
Oleh karena itu mereka kerap menjadi bingung, apa yang salah dengan hadiah yang
diberikannya?
|  | Arti Sebuah Hadiah [2010-09-24]
Hadiah dapat melakukan
apa yang tidak dapat dilakukan ucapan dan permintaan ma’af. Ia mampu
menghilangkan kabut hati, memadam kan api permusuhan, menenangkan kemarahan dan
melenyapkan rasa iri hati dan kedengkian. Ia dapat mendatangkan kecintaan dan
persahabatan setelah sekian lama tercerai-berai.
|  | Tenun Indonesia Go International [2010-04-11]
GUCCI dan Christian Dior berniat untuk
menggunakan tenun Indonesia dalam varian produknya. Sektor industri
tenun di Tanah Air akan kembali terangkat setelah beberapa tahun ini
mengalami penurunan produksi. Bak gayung bersambut, pemerintah pun
langsung menindaklanjuti kerja sama dengan dua label kenamaan dunia
ini. Syaratnya, perlu ada label khusus untuk setiap produk yang
menggunakan tenun Indonesia sehingga nama dan kualitas produk
domestik juga ikut dikenal secara global.
|  | Alami yang Disuka [2010-03-11]
Batik Madura mulai dilihat sebagai
potensi Tanjung Bumi, dan Madura secara umum. Beberapa tahun silam,
di Tanjung Bumi juga pernah didirikan Unit Pelayanan Teknik Batik
(UPT Batik) oleh dinas Perindustrian Kabupaten Bangkalan. Sebab
banyaknya pengrajin batik di Tanjung Bumi. Dalam perjalanannya UPT
Batik itu berfungsi sebagai wadah dari hasil karya para perajin.
Sekaligus sebagai mediator antara perajin dan pembeli. Pada saat itu
semua batik hasil para perajin di kecamatan tersebut di kumpulkan di
UPT tadi.
|  | Merajut Waktu Menjalin Makna [2010-03-11]
Kain tenun dan hasil tekstil lainnya
adalah suatu warisan kekayaan peninggalan para leluhur bangsa
Indonesia yang tak ternilai harganya. Hampir seluruh kelompok etnis
di wilayah Nusantara hingga saat ini masih melakukan pembuatan tenun,
baik secara turun temurun maupun dalam wilayah industri kecil dan
menengah. Hasil-hasil tenun dari Nusantara juga menjadi salah satu
bentuk artefak budaya yang paling menyebar dihampir seluruh museum
dibelahan dunia. Kekaguman pada corak atau motif dan pola-pola yang
rumit namun indah serta halus dan mempunyai kandungan makna budaya
menjadikan para pencinta kain tenun dan peneliti diseluruh dunia
mengakui bahwa estetika kain tenun di Indonesia memang begitu beragam
dan bernilai budaya tinggi.
| | [View All]
|
|
| LINKS |
|
|
| RANDOM GALLERY |

NAME CARD-HOLDER ANIMAL
|
|