Kematian yang tragis ,kesolehan dan
kedermawanan Valentin ini, tidak
dapat dilupakan oleh para pengikutnya
dibelakang, Valentine dijadikan simbol
bagi ketabahan, keberanian, dan
kepasrahan seorang kristen menghadapi
kenyataan hidupnya. Namanya dipuja dan
diagungkan dan hari kematiannya
diperingati oleh pengikutnya dalam
setiap upacara keagamaan yang dianggap
sesuai dengan peristiwa tragis itu.
Upacara peringatan yang pada mulanya
bersifat religius itu dimulai pada
abad ketujuh Masehi dan berlangsung
sampai abad keempat belas dan setelah
abad itu SIGNIFIKANSI keagamaannya
mulai hilang dan tertutup oleh Upacara
dan Ceremony yang non agamais.
2. VALENTINES DAY ATAU HARI VALENTIN
Hari Valentin, sebagaimana dikatakan
diatas adalah hari kematian
Valentine yang kemudian diperingati
oleh para pengikutnya setiap tanggal 14
februari tahun yang sedang
berjalan.Hari Valentine ini kemudian dihubungkan
pula dengan pesta atau perjamuan kasih
sayang bangsa Romawi kuno yang
disebut "SUPERCALIA" yang
biasanya jatuh pada tanggal 15 Februari, Setelah
orang romawi masuk kristen maka pesta
"SUPERCALIA"itu secara religius
dikaitkan dengan kematian atau upacara
kematian St Valentie. Penerimaan
Valentine sebagai model kasih sayang
tulus diduga seperti berasal dari
kepercayaan orang Eropa, bahwa masa
kasih sayang mulai bersemi bagi burung
jantan dan burung betina pada tgl 14
Februari setiap tahunnya.
Perkiraannya atau kepercayaannya ini
lalu berkembang menjadi pengertian
umum bahwa sebaiknya pihak pemuada
mencari seorang pemudi (wanita) untuk
menjadikan pasangannya dan sebaliknya
seorang wanita mencari seorang pemuda
untuk menjadi teman hidupnya pada tgl
14 Februari itu pula.Bersamaan dengan
itu pula,mereka menyarankan untuk
saling tukar tanda mata atau cadeau (kado)
sebagai lambang terbinanya kasih sayang
diantara mereka.Namun Valentine ini
lebih dipopulerkan lagi oleh
orang-orang Amerika dalam bentuk Greeting Card
(kartu ucapan selamat) terutama sejak
berakhirnya perang dunia ke I.
Demikianlah lama kelamaan nama dari
seorang yang bergelar Santo
Valentine itu akan jauh bergeser dari
semuanya, orang yang datang dibelakang
hanya akan menyebut namanya lewat
Greeting Card.Pesta persaudaraan, tukar
tanda mata, tanpa mengetahui latar
belakang sejarahnya yang berumur lebih
dari 1700 tahun yang lalu itu.Satu hal
adalah pasti, bahwa setiap orang
kristen tentu akan mengerti betul apa
maksudnya dan apa latar belakang
mereka merayakan "VALENTINE DAY"
itu atau (hari kasih sayang).
materi referensi:
fs.com/fauzijeez ... add yia !
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20071115054353AAIzmra
2010-02-15 | | |
Di Roma kuno, 15 Februari adalah hari
raya Lupercalia, sebuah perayaan Lupercus, dewa kesuburan, yang
dilambangkan setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing. Sebagai
bagian dari ritual penyucian, para pendeta Lupercus meyembahkan
korban kambing kepada sang dewa dan kemudian setelah minum anggur,
mereka akan lari-lari di jejalanan kota Roma sembari membawa
potongan-potongan kulit domba dan menyentuh siapa pun yang mereka
jumpai. Terutama wanita-wanita muda akan maju secara sukarela karena
percaya bahwa dengan itu mereka akan dikarunia kesuburan dan bisa
melahirkan dengan mudah.
http://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Valentine
2010-02-15 | | |
"Selain hanya buatan manusia, Hari
Kasih Sayang yang biasa disebut `Valentine Day` itu merupakan budaya
Barat," kata Ketua MUI Kabupaten Bangka, Yubahar Hasan, di
Sungailiat, Rabu.
Ia mengatakan acara yang biasa digemari
kaum muda tersebut biasanya justru digunakan ajang hura-hura serta
melakukan perbuatan negatif yang melanggar norma agama.
"Dalam ajaran Islam, kasih sayang
dilaksanakan kapan saja dan tidak mesti dijadwalkan satu setahun
sekali. Setiap saat justru kita harus berkasih sayang, namun dengan
cara cara sesuai syariat Islam," katanya.
Menurut dia, peradapan anak muda
sekarang memang berbeda dibandingkan dengan zaman dulu, karena
perilaku anak muda sekarang sudah terlalu jauh menyimpang dan bahkan
bergandengan tanpa dengan lain jenis sebelum menikah.
"Kasih sayang menurut Islam adalah
mengerjakan aturan hukum agama sebagaimana yang diajarkan Nabi
Muhammad Saw., yaitu bertakwa kepada Allah Swt. dan menghormati kedua
orang tua," katanya.
Selain itu, katanya, kasih sayang
menurut Islam tidak diperbolehkan bergandengan tangan antara
laki-laki dan perempuan di luar muhrim.
"Kita saling mendoakan antara umat
Islam ke jalan Allah Swt. juga sudah termasuk saling sayang
menyayangi dengan teman yang lain atau saudara sesama Islam,"
katanya.
Ia menyarankan kepada
organisasi-organisasi Islam seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah
agar terus melakukan pembinaan keagamaan kepada anak-anak muda supaya
selalu menjalankan perintah Allah Swt dan meninggalkan larangannya.
"MUI tidak pernah memberikan
pembinaan langsung kepada pemuda, namun hanya mengeluarkan fatwa yang
dianggap penting saja," katanya.
Tentang penggunaan ringtone bagi
handphone dengan nada Islam tidak diharamkan, namun hendaknya tidak
digunakan sembarangan.
"Penggunaan nada dering dengan
Asma Allah Swt atau nada Islam hendaknya digunakan di tempat yang
suci, kalau di tempat yang dianggap tidak suci seperti WC hendaknya
jangan dipakai," katanya.
Ia mengatakan penggunakan dering nada
Islam pada sambungan handphone dalam Islam tidak diharamkan tetapi
juga tidak diharuskan atau diwajibkan.
"Ringtone dengan nada sambung
kalau tidak diimbangi dengan nada Islam bisa saja menimbulkan `riya`
(sombong) karena dianggap mempunyai ilmu agama yang lebih. Begitu
pula akan dikhawatirkan menimbulkan fitnah oleh pihak yang tidak
menyukainya," ujarnya.
http://id.news.yahoo.com/antr/20100210/tid-mui-bangka-haramkan-valentine-day-ba-f9ffe45.html
2010-02-12 | | |
"Peresmian Pusat Batik Nusantara
ini semoga menjadi peluang yang baik di masa mendatang. Apalagi kini
kecintaan serta animo masyarakat Indonesia terhadap batik begitu
tinggi. Semoga kehadiran tempat ini menyemarakkan geliat dan potensi
batik kita," kata Mari saat ditemui di sela peresmian.
Mari menilai jumlah penduduk Indonesia
yang besar saat ini menjadi salah satu pendongkrak untuk
mengoptimalkan potensi pasar produk dalam negeri, khususnya pasar
batik. Dia mengatakan batik adalah salah satu potensial bagi produk
dalam negeri untuk berkembang. Karena itu, Mari mengingatkan, kita
harus memanfaatkan kesempatan uang yang tersedia supaya produk dalam
negeri dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri. "Dengan
demikian kita mampu bersaing dengan produk impor," ujarnya.
Bukan Hanya Pusat batik Biasa
Kini, demi mendukung pencapaian
tersebut, Mari menegaskan, pemerintah akan berupaya mengawasi produk
batik asing, terutama serbuan batik printing dari Cina, dan
meningkatkan perlindungan terhadap hak cipta dan pasar produk batik
Indonesia. "Dari sisi corak, motif, pewarnaan, dan lainnya,
batik kita tidak kalah, sangat dinamis, terus berkembang, inovatif,
dan bervariasi."
Hadi Satyagraha, CEO PT Jakarta
Reality, pengembang Thamrin City, memberi dukungan penuh. Dia
menyebutkan, catatan tentang pemakaian tempat yang dirintis sejak
November tahun lalu ini mengail keuntungan hingga Rp 3,5 miliar.
Keuntungan tersebut melibatkan 4.750 pedagang dan jumlah pengunjung
yang terus meningkat hingga 31 ribu orang.
Hadi sangat mengharapkan tempatnya
menjadi wadah berkumpul para perajin untuk bersatu padu memajukan
potensi batik Nusantara dan menekan laju serbuan produk kain impor,
seperti dari Cina dan Korea. "Harapan saya tempat ini menjadi
kebanggaan, terus berinovasi dan dinamis, bukan sekadar pusat batik
biasa," ujarnya sembari menyebutkan bahwa pengunjung dimanjakan
dengan koleksi batik dari Sabang hingga Merauke.
Hadi menambahkan, "Kami selalu
menggelar pameran yang memang harus diikuti oleh kalangan perajin
dari UKM (usaha kecil-menengah). Dengan demikian, rantai distribusi
menjadi pendek serta harganya pun bersaing dengan produk impor yang
murah."
Di antara pembatik dan perajin UKM,
terselip perancang tersohor Boyonz Ilyas, yang membuka gerainya di
lantai satu. "Gerai saya di sini ditangani istri, yang mengusung
label Bovin, kepanjangan nama saya dan Alvin, nama istri. Pelanggan
saya tahu persis saya hadir di sini bukan latah atau ikut-ikutan,"
ujar Boyonz. Jauh sebelumnya, Boyonz tertarik membuka gerainya sejak
medio 2009, saat pembangunan Thamrin City belum rampung.
Perancang busana muslim asal Yogyakarta
itu yakin tempat ini akan menjadi kebanggaan, seperti halnya
Alun-alun Indonesia. Boyonz menegaskan, bila pemerintah serius
memberikan dukungan terhadap tempat ini, prestisenya tidak kalah oleh
Grand Indonesia, Senayan City, atau Plaza Indonesia. "Di sini
saya berjualan barang berkualitas, harga bersaing mau yang biasa atau
wah. Saya menjamin barangnya bukan asal atau <I>ecek-ecek<I>,
karena kelas butik," kata dia, bersemangat.
Boyonz berharap Pusat Batik Nusantara
ini bisa memberikan sosialisasi dan pembelajaran kepada para
pelanggan setianya yang berasal dari kalangan atas. Datang ke tempat
strategis, nyaman, dan lengkap ini menerbitkan semangat kebanggaan
produk lokal. "Saya ingin mereka tidak asal datang. Tapi ada
keterikatan emosional ke sini, bukan sekadar pusat batik biasa."
l HADRIANI P
Boks
Suasana Sporty
Pria muda itu tampil percaya diri
dengan kaus kuning dibalut jaket oranye cerah dan menenteng tas bahan
tahan air. Sepatu <I>kets<I> dan celana <I>training<I>
menegaskan paduan yang <I>sporty<I>. Juga ada seorang
gadis menjinjing tas putih tegas melangkahi panggung. Aksen maskulin
dari sepatu hitamnya tampak kontras dengan terusan baju hitam lengan
panjang tapi berpotongan pendek nan seksi feminin.
Tak jauh dari pusat batik di Thamrin
City, kentalnya suasana <I>sporty<I> dan kasual terlihat
pada peragaan di Plaza Indonesia, Jakarta, 22 Januari lalu. Mengusung
tema "Blenderize", koleksi busana pria dan wanita
ditampilkan oleh sejumlah model. Misalnya busana untuk bermain golf,
yang dipadu padan setelan topi dan <I>t-shirt<I>.
Merek-merek terkenal turut ambil bagian, di antaranya Adidas, Rebook,
Nike, Puma, dan Converse.
"Program <I>blend<I>
diusung untuk menunjukkan keunikan Plaza Indonesia Extension, di mana
kami mempunyai keberagaman penyewa yang saling melengkapi," kata
Chorie Arland, Marketing Communications Manager Plaza Inonesia.
"Program ini telah kami luncurkan pada Oktober 2009. Sebagai
kontinuitas dari program tersebut, yang kami kombinasikan kali ini
adalah penyewa <I>sports<I> dan F&B."
http://www.tempointeraktif.com/hg/kecantikan/2010/02/11/brk,20100211-225019,id.html
2010-02-11 | | |
“Dibanding hari biasa, jelang
valentine beberapa pesanan bunga mawar potong sudah meningkat.
Kebanyakan pembeli dan pemesan adalah kalangan pelajar dan
mahasiswa,” ujar Uwan (55), pemilik toko bunga di Jalan Raya
Kebonjeruk No 4, Rawabelong, Jakarta Barat, Selasa (9/2).
Selain kalangan mahasiswa dan pelajar,
kata Uwan, pesanan juga banyak berasal dari sejumlah perusahaan yang
memesan dalam bentuk ucapan selamat tahun baru Imlek.
Uwan mengaku, untuk satu batang mawar
potong lokal saat hari biasa dijual seharga Rp 7.000. Sedangkan untuk
jenis mawar potong impor asal Belanda dihargai sebesar Rp 30 ribu.
Sementara mawar yang terbuat dari bahan kertas dipatok sebesar Rp
5.000. “Ya seperti biasa, jelang valentine harganya kita naikan
sekitar 30 persen. Untuk mawar lokal dihargai Rp 10 ribu. Sedangkan
mawar impor seharga Rp 50 ribu. Kita berharap penjualan tahun ini
dapat meningkat,” harap Uwan.
Pantauan beritajakarta.com, Selasa
(9/2) tampak sejumlah pedagang dan perajin bunga hias mulai sibuk
merangkai dan mensortir potongan bunga. “Ini pesanan dari sejumlah
mal di Jakarta yang memesan potongan bunga segar,” kata Marwan
(35), pedagang bunga lainnya pemilik toko Aurora.
Marwan mengungkapkan, untuk memenuhi
jumlah pesanan yang semakin meningkat, pihaknya telah menambah jumlah
pasokan dari produsen bunga di daerah seperti, Bogor, Sukabumi dan
lain sebagainya sebesar 40 persen. “Pasokannya kita tambah untuk
jaga-jaga, semoga saja penjualan bunga tahun ini meningkat dibanding
tahun sebelumnya,” harap Marwan.
Hal serupa juga terjadi pada sejumlah
pedagang yang menjajakan makanan untuk merayakan valentine, seperti
cokelat. Julia (29), pedagang salah satu toko makanan di Mal
Citraland, Grogolpetamburan, Jakarta Barat mengaku menambah stok
cokelat hingga 50 persen baik untuk cokelat lokal mapun impor.
“Seperti tahun sebelumnya, penjualan biasanya meningkat jelang hari
valentine. Kami juga menjual produk cokelat yang dibentuk dengan
kreasi khusus atau disesuaikan dengan kemauan pembeli,” jelasnya.
Untuk harga, Julia menjelaskan, cokelat
lokal dijual antara Rp 10 sampai 50 ribu per bungkus. Sedangkan untuk
cokelat impor dengan merek kenamaan asal Inggris atau Swiss
dibanderol dari Rp 50 sampai 100 ribu rupiah per bungkus. “Untuk
cokelat pesanan pelanggan dengan kreasi tertentu harganya bisa
mencapai ratusan juta rupiah,” tandasnya.
http://www.beritajakarta.com/2008/id/berita_detail.asp?idwil=0&nNewsId=37464
2010-02-10 | |
Total 120 Articles
|
|
 |
| ARTICLE |
 | Arti Hadiah Pemberian Pria [2010-10-05]
Seringkali wanita
bertanya-tanya setelah diberi hadiah oleh pasangannya. Padahal, hadiah yang
diberikan oleh pria sebenarnya berdasarkan pertimbangan yang sangat simpel.
Oleh karena itu mereka kerap menjadi bingung, apa yang salah dengan hadiah yang
diberikannya?
|  | Arti Sebuah Hadiah [2010-09-24]
Hadiah dapat melakukan
apa yang tidak dapat dilakukan ucapan dan permintaan ma’af. Ia mampu
menghilangkan kabut hati, memadam kan api permusuhan, menenangkan kemarahan dan
melenyapkan rasa iri hati dan kedengkian. Ia dapat mendatangkan kecintaan dan
persahabatan setelah sekian lama tercerai-berai.
|  | Tenun Indonesia Go International [2010-04-11]
GUCCI dan Christian Dior berniat untuk
menggunakan tenun Indonesia dalam varian produknya. Sektor industri
tenun di Tanah Air akan kembali terangkat setelah beberapa tahun ini
mengalami penurunan produksi. Bak gayung bersambut, pemerintah pun
langsung menindaklanjuti kerja sama dengan dua label kenamaan dunia
ini. Syaratnya, perlu ada label khusus untuk setiap produk yang
menggunakan tenun Indonesia sehingga nama dan kualitas produk
domestik juga ikut dikenal secara global.
|  | Alami yang Disuka [2010-03-11]
Batik Madura mulai dilihat sebagai
potensi Tanjung Bumi, dan Madura secara umum. Beberapa tahun silam,
di Tanjung Bumi juga pernah didirikan Unit Pelayanan Teknik Batik
(UPT Batik) oleh dinas Perindustrian Kabupaten Bangkalan. Sebab
banyaknya pengrajin batik di Tanjung Bumi. Dalam perjalanannya UPT
Batik itu berfungsi sebagai wadah dari hasil karya para perajin.
Sekaligus sebagai mediator antara perajin dan pembeli. Pada saat itu
semua batik hasil para perajin di kecamatan tersebut di kumpulkan di
UPT tadi.
|  | Merajut Waktu Menjalin Makna [2010-03-11]
Kain tenun dan hasil tekstil lainnya
adalah suatu warisan kekayaan peninggalan para leluhur bangsa
Indonesia yang tak ternilai harganya. Hampir seluruh kelompok etnis
di wilayah Nusantara hingga saat ini masih melakukan pembuatan tenun,
baik secara turun temurun maupun dalam wilayah industri kecil dan
menengah. Hasil-hasil tenun dari Nusantara juga menjadi salah satu
bentuk artefak budaya yang paling menyebar dihampir seluruh museum
dibelahan dunia. Kekaguman pada corak atau motif dan pola-pola yang
rumit namun indah serta halus dan mempunyai kandungan makna budaya
menjadikan para pencinta kain tenun dan peneliti diseluruh dunia
mengakui bahwa estetika kain tenun di Indonesia memang begitu beragam
dan bernilai budaya tinggi.
| | [View All]
|
|
| LINKS |
|
|
| RANDOM GALLERY |

PLANDULE
|
|