[English | Bahasa Indonesia]

[PLATINUM | SILVER]
Kami siap melayani desain atau pesanan khusus untuk keperluan corporate gift anda, silahkan hubungi corporate gift advisor kami



Wah tempatnya sungguh nyaman, tempat parkir cukup mudah, mungkin karena waktu itu bukan musim liburan ya, (psst.. tukang parkirnya juga sangat ramah lho). Bangunan Mirota Batik Kaliurang ini sangat bernuansa etnik dan ingatan saya langsung melayang ke Joger, sebuah toko souvenir & kaos di Bali. Di halaman depan terdapat beberapa pancuran air yang menyejukkan, kursi2 pun tersedia untuk para pengunjung melepas lelah. Para pramuniaga berpakaian tradisional Jawa, dan semuanya terlihat cekatan dan ramah. Di setiap sudut ruangan akan tercium bau kembang setaman dan dupa sebagai aroma terapi yang membuat suasana semakin unik.

Mirota Batik Kaliurang ini terbagi menjadi dua bangunan utama, yang di sebelah depan dan di sebelah belakang yang dipisahkan oleh sedikit ruang terbuka (wah benar2 mirip Joger). Di sini tersedia aneka batik dan juga kaos Dagadu. Yang di bangunan belakang terdapat lantai bawah (basement) yang menjual aneka souvenir & pajangan. Toilet tersedia dengan kondisi bersih dan gratiss.. [Mestinya tempat2 pariwisata wajib menyediakan fasilitas toilet secara gratis ya]. Wah bakalan betah deh belanja disini. Barangnya unik2 dan harganya terjangkau loh, tapi ada yang bilang harga antara di Mirota Batik Kaliurang dengan yang di Malioboro berbeda lho, kalau yg di Malioboro agak lebih tinggi harganya.. tapi ini baru ‘katanya’ lho…

Oh ya sambil melakukan pembayaran di kasir (yang juga menerima transaksi dengan kartu kredit), jangan lupa untuk mengambil peta wisata Jogja yang sangat berguna bagi para pelancong. Jadi apakah Anda ingin membeli oleh2 atau barang kerajinan tanpa repot menawar ? Silahkan mampir ke Mirota Batik.

http://www.jalanjajanhemat.com/2009/03/mirota-batik-kaliurang-jogjakarta/


2010-02-04


Namun sayangnya keinginan ini tidak didukung. Para pria enggan terlibat dalam peperangan. Karena mereka tak ingin meninggalkan keluarga dan kekasih hatinya. Hal ini membuat Claudius marah, dia segera memerintahkan pejabatnya untuk melakukan sebuah ide gila.

Claudius berfikir bahwa jika pria tidak menikah, mereka akan senang hati bergabung dengan militer. Lalu Claudius melarang adanya pernikahan. Pasangan muda saat itu menganggap keputusan ini sangat tidak masuk akal. Karenanya St. Valentine menolak untuk melaksanakannya.

St. Valentine tetap melaksanakan tugasnya sebagai pendeta, yaitu menikahkan para pasangan yang tengah jatuh cinta meskipun secara rahasia. Aksi ini akhirnya diketahui oleh kaisar yang segera memberinya peringatan, namun ia tidak menggubris dan tetap memberkati pernikahan dalam sebuah kapel kecil yang hanya diterangi cahaya lilin.

Sampai pada suatu malam, ia tertangkap basah memberkati salah satu pasangan. Pasangan tersebut berhasil melarikan diri, namun malang St. Valentine tertangkap. Ia dijebloskan ke dalam penjara dan divonis hukuman mati dengan dipenggal kepalanya. Bukannya dihina oleh orang-orang, St. Valentine malah dikunjungi banyak orang yang mendukung aksinya itu. Mereka melemparkan bunga dan pesan berisi dukungan di jendela penjara dimana dia ditahan.

Salah satu dari orang-orang yang percaya pada cinta kasih itu adalah putri penjaga penjara sendiri. Sang ayah mengijinkan putrinya untuk mengunjungi St. Valentine. Tak jarang mereka berbicara lama sekali. Gadis itu menumbuhkan kembali semangat sang pendeta. Ia setuju bahwa St. Valentine telah melakukan hal yang benar alias benul eh betul.

Pada hari saat ia dipenggal alias dipancung kepalanya, yakni tanggal 14 Februari gak tahu tahun berapa, St. Valentine menyempatkan diri menuliskan sebuah pesan untuk gadis putri sipir penjara tadi, ia menuliskan Dengan Cinta dari Valentinemu.

Pesan itulah yang kemudian mengubah segalanya. Kini setiap tanggal 14 Februari orang di berbagai belahan dunia merayakannya sebagai hari kasih sayang. Orang-orang yang merayakan hari itu mengingat St. Valentine sebagai pejuang cinta, sementara kaisar Claudius dikenang sebagai seseorang yang berusaha mengenyahkan cinta.

http://www.asal-usul.com/2009/02/hari-valentine-dalam-tinjauan-sejara.html


2010-02-03


Hubungan antara ketiga martir ini dengan hari raya kasih sayang (valentine) tidak jelas. Bahkan Paus Gelasius I, pada tahun 496, menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada yang diketahui mengenai martir-martir ini namun hari 14 Februari ditetapkan sebagai hari raya peringatan santo Valentinus. Ada yang mengatakan bahwa Paus Gelasius I sengaja menetapkan hal ini untuk mengungguli hari raya Lupercalia yang dirayakan pada tanggal 15 Februari.

Sisa-sisa kerangka yang digali dari makam Santo Hyppolytus, diidentifikasikan sebagai jenazah St. Valentinus. Kemudian ditaruh dalam sebuah peti dari emas dan dikirim ke gereja Whitefriar Street Carmelite Church di Dublin, Irlandia. Jenazah ini telah diberikan kepada mereka oleh Paus Gregorius XVI pada tahun 1836. Banyak wisatawan sekarang yang berziarah ke gereja ini pada hari Valentine (14 Februari), di mana peti dari emas diarak dalam sebuah prosesi dan dibawa ke sebuah altar tinggi. Pada hari itu dilakukan sebuah misa yang khusus diadakan dan dipersembahkan kepada para muda-mudi dan mereka yang sedang menjalin hubungan cinta.

Hari raya ini dihapus dari kalender gerejawi pada tahun 1969 sebagai bagian dari sebuah usaha yang lebih luas untuk menghapus santo-santo yang asal-muasalnya tidak jelas, meragukan dan hanya berbasis pada legenda saja. Namun pesta ini masih dirayakan pada paroki-paroki tertentu.


Sejarah Hari Valentine 3

Catatan pertama dihubungkannya hari raya Santo Valentinus dengan cinta romantis adalah pada abad ke-14 di Inggris dan Perancis, di mana dipercayai bahwa 14 Februari adalah hari ketika burung mencari pasangan untuk kawin. Kepercayaan ini ditulis pada karya sastrawan Inggris Pertengahan bernama Geoffrey Chaucer. Ia menulis di cerita Parlement of Foules

http://www.asal-usul.com/2009/02/hari-valentine-dalam-tinjauan-sejara.html


 

2010-02-03


"Kami khawatir jika tekstil China tersebut masuk dengan bebas akan menggusur kami. Soalnya, ketika batik China masuk tahun lalu saja cukup merepotkan dan terjadi penurunan omzet penjualan," kata Aminah, 52, seorang pengrajin batik Pekalongan di Pesindon, Kota Pekalongan.

Hal senada juga diungkan oleh Endang, 45, perajin di Bendan, Pekalongan, bahwa keresahan perajin karena tekstil China, terutama dengan bahan sutra bermotif batik, mirip dengan batik Pekalongan, dijual lebih murah, dan kualitas bahan yang bagus. Industri tekstil printing saja kewalahan menghadapi produk tekstil China tersebut. "Apalagi, kami yang hanya bermodal kecil dan hanya mengandalkan keahlian turun temurun," tambahnya.

Berdasarkan pemantauan pasar tekstil China dengan motif batik telah masuk ke beberapa kota di Jawa Tengah, bahkan di Pekalongan. Contohnya, harga untuk kain dengan ukuran sarimbit mampu dijual Rp40.000-75.000 per potong. Untuk batik tradisional dengan sistem produksi cap rata-rata dijual di atas Rp100.000. Harga batik kain jarik untuk batik tradisional rata-rata di atas Rp40.000 per potong. Namun, batik China mampu dijual Rp20.000 per potong.

Wali Kota Pekalongan Basyir Achmad mengatakan telah banyak mendapatkan keluhan dan keresahan para pembatik tradisional. Karenanya, Pemerintah Kota Pekalongan sedang melakukan upaya membatasi beredarnya tekstil batik asal China tersebut di pasaran.

http://www.mediaindonesia.com/read/2010/01/01/116543/124/101/Batik-China-Bikin-Resah-Pembatik-Pekalongan


2010-02-02


Berbekal peta sederhana dan petunjuk dari resepsionis hotel, kami mulai menyusuri indahnya kota Solo dengan bangunan-bangunan tua berarsitektur gaya kolonial yang banyak bertebaran di kota batik itu. Kota yang tak terlalu besar dengan kondisi lalu lintas lancar membuat perjalanan dengan Captiva begitu mengasyikkan.

Bangunan-bangunan tua yang masih kukuh berdiri membawa angan mundur jauh ke belakang membayangkan seperti apa kondisi kota ini saat bangunan-bangunan itu baru berdiri. Kendaraan tradisional becak dengan desainnya yang khas semakin mempercantik dan memperkuat ciri kota dengan penduduknya yang sangat ramah bersahaja.

Tak terasa hari beranjak siang ditandai dengan sinar matahari yang mulai terasa menyengat di kulit. Beruntung Captiva yang kami tunggangi memiliki sistem pendingin udara yang sangat mujarab mengusir udara panas di dalam kabin. Posisi duduk dan interiornya yang nyaman membuat kami tak merasa lelah seharian berada di dalam kabinnya

Puas berkeliling kota Solo, kami pun memutuskan untuk mengunjungi sebuah pusat pengrajin batik di Kampung Wisata Batik daerah Kauman yang berlokasi di sebelah selatan kota Solo yang terpisah satu blok dari kompleks Keraton Surakarta.

Kampung pengrajin batik tradisional ini bersebelahan dengan Masjid Agung tak jauh dari Pasar Klewer tepatnya di kelurahan Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta. Kelurahan ini berdiri di atas areal tanah seluas 20.10 hektar. Dan untuk menjangkaunya harus melewati jalan-jalan sempit yang diapit bangunan-bangunan jawa kuno bergaya Eropa.

Kampung Kauman berdiri setelah Pemerintahan Keraton Kartosuro pindah ke Desa Solo yang kemudian berubah nama menjadi Kasunanan. Sesuai namanya Kauman merupakan tempat para kaum ulama tinggal. Karena adanya kaum yang menjadi penduduk mayoritas wilayah ini maka daerah ini disebut Kauman.

Captiva pun berhenti di pelataran parkir sebuah gerai Batik Gunawan Setiawan. Bau khas malam sebagai komponen penting pembuatan batik segera menyergap indera penciuman. Kami pun memasuki gerai yang dipenuhi beragam batik dalam bentuk kain, kemeja, celana, daster dan sebagainya.

Jenisnya ada tiga macam, batik cap, batik tulis dan gabungan keduanya, sementara bahannya menggunakan sutra alam dan sutra tenun, katun jenis primisima dan prima serta rayon.

Dengan ramah seorang perempuan berparas ayu nan njawani mempersilakan kami memilih produk di gerai itu. Sebentar saja kami sudah larut dalam obrolan santai seputar batik. Media Indonesia pun tak menyia-nyiakan waktu saat ia menawarkan diri untuk mengantar kami melihat langsung proses pembuatan batik di bagian belakang gerai.

Sejatinya, motif batik yang dihasilkan para pengrajin berasal dari motif khas keraton. Batik yang diproduksi masyarakat Kauman pada awalnya merupakan batik-batik pesanan para abdi dalem kasunanan. Seiring berjalannya waktu, motif batik pun berkembang. Batik yang dahulunya hanya didominasi warna cokelat, merah, kuning dan hitam, kini mulai hadir beraneka warna.

Pada zaman dahulu batik menggunakan bahan pewarna dari alam, seperti kulit kayu, buah dan daun. Oleh karena itu warnanya pun terbatas. Kini jenis pewarna kimia digunakan untuk menghasilkan warna-warna cerah dan warna yang sulit didapat dari bahan alami.

Meski hasilnya nampak lebih cerah dan menyegarkan, tetap saja batik dengan pewarna alami lebih mahal dan prestise selain berkesan lebih otentik serta ramah lingkungan. Seperti tren ramah lingkungan yang tengah digalakkan di kalangan industri otomotif termasuk padaproduk-produk Chevrolet.

http://www.mediaindonesia.com/mediaoto/index.php/read/2009/09/17/527/4/Menyusuri-Kota-Batik-Dengan-Captiva


2010-02-02

Total 120 Articles
ARTICLE
Arti Hadiah Pemberian Pria [2010-10-05]

Seringkali wanita bertanya-tanya setelah diberi hadiah oleh pasangannya. Padahal, hadiah yang diberikan oleh pria sebenarnya berdasarkan pertimbangan yang sangat simpel. Oleh karena itu mereka kerap menjadi bingung, apa yang salah dengan hadiah yang diberikannya?

Arti Sebuah Hadiah [2010-09-24]

Hadiah dapat melakukan apa yang tidak dapat dilakukan ucapan dan permintaan ma’af. Ia mampu menghilangkan kabut hati, memadam kan api permusuhan, menenangkan kemarahan dan melenyapkan rasa iri hati dan kedengkian. Ia dapat mendatangkan kecintaan dan persahabatan setelah sekian lama tercerai-berai.


Tenun Indonesia Go International [2010-04-11]

GUCCI dan Christian Dior berniat untuk menggunakan tenun Indonesia dalam varian produknya. Sektor industri tenun di Tanah Air akan kembali terangkat setelah beberapa tahun ini mengalami penurunan produksi. Bak gayung bersambut, pemerintah pun langsung menindaklanjuti kerja sama dengan dua label kenamaan dunia ini. Syaratnya, perlu ada label khusus untuk setiap produk yang menggunakan tenun Indonesia sehingga nama dan kualitas produk domestik juga ikut dikenal secara global.


Alami yang Disuka [2010-03-11]

Batik Madura mulai dilihat sebagai potensi Tanjung Bumi, dan Madura secara umum. Beberapa tahun silam, di Tanjung Bumi juga pernah didirikan Unit Pelayanan Teknik Batik (UPT Batik) oleh dinas Perindustrian Kabupaten Bangkalan. Sebab banyaknya pengrajin batik di Tanjung Bumi. Dalam perjalanannya UPT Batik itu berfungsi sebagai wadah dari hasil karya para perajin. Sekaligus sebagai mediator antara perajin dan pembeli. Pada saat itu semua batik hasil para perajin di kecamatan tersebut di kumpulkan di UPT tadi.

Merajut Waktu Menjalin Makna [2010-03-11]

Kain tenun dan hasil tekstil lainnya adalah suatu warisan kekayaan peninggalan para leluhur bangsa Indonesia yang tak ternilai harganya. Hampir seluruh kelompok etnis di wilayah Nusantara hingga saat ini masih melakukan pembuatan tenun, baik secara turun temurun maupun dalam wilayah industri kecil dan menengah. Hasil-hasil tenun dari Nusantara juga menjadi salah satu bentuk artefak budaya yang paling menyebar dihampir seluruh museum dibelahan dunia. Kekaguman pada corak atau motif dan pola-pola yang rumit namun indah serta halus dan mempunyai kandungan makna budaya menjadikan para pencinta kain tenun dan peneliti diseluruh dunia mengakui bahwa estetika kain tenun di Indonesia memang begitu beragam dan bernilai budaya tinggi.

[Lihat Semua]
LINKS
Leoniko
Nusansifor
RANDOM GALLERY


WOODEN RADIO WR-03 CUBE/4B/F




HOME | ABOUT US | SERVICES | GALLERY | ARTICLE | HOW TO BUY | COORPORATE GIFT ADVISOR | CONTACT US

© Copyright 2007 IDEGIFT.COM Designed by Leoniko